Senin, 17-Juni-2024 | Jam Digital
15:19 WIB - Tarif Parkir Baru untuk Pasar Tradisional Pekanbaru Resmi Diberlakukan | 15:16 WIB - Pj Wali Kota Pekanbaru Ajak Semua Pihak Komitmen Menanggulangi Penyebaran TBC | 15:09 WIB - Kadisdik Komitmen Bersama untuk PPDB Bersih di Riau | 15:07 WIB - Bupati Rohil Pimpin Rapat Persiapan Event Bakar Tongkang 2024 | 15:04 WIB - Pengukuhan Kepala OJK Riau, Ini Harapan Pj Gubri SF Hariyanto | 15:00 WIB - Pemko Pekanbaru Siap Sukseskan Pilkada 2024 dengan Persiapan Matang
www.mimbarkita.com
 
Cabuli Siswanya, Oknum Guru di Pelalawan Diancam 15 Tahun Penjara
Sabtu, 25-05-2024 - 17:47:56 WIB

TERKAIT:
   
 

PELALAWAN (mimbarkita) - Dari tiga kasus yang di ekspos Polres Pelalawan pada hari ini, Jumat (24/5/2024) yang berlangsung di Aula Teluk Meranti Mapolres, yang paling menonjol adalah kasus pencabulan yang di lakukan oleh oknum guru berinisial TA (38).

Tak tanggung-tanggung, oknum guru yang mengajar di sekolah yang berbasis agama di Kecamatan Pangkalan Kerinci ini, korban merupakan siswanya sendiri sebanyak 5 orang. Aksi bejatnya, sejak tahun 2021 silam, diketahui setelah dilaporkan ke Mapolres.

Adapun identitas para korban yakni MS, RAP, N, AD, dan HYD yang memiliki usia dalam rentang 14 sampai 18 tahun.

Pelaku melancarkan aksi cabulnya di lingkungan sekolah. Tepatnya, di ruangan kerja atau ruang pribadi.

"Kasus ini terungkap setelah salah satu korban bercerita kepada orangtuanya. Alhasil wali murid dan pihak pesantren melaporkan kasus ini ke Polres Pelalawan dan akhirnya tersangka TA diamankan Satreskrim," ungkap Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto, S.H.,S.I.K dalam Press Rilis tersebut.

Berdasarkan pengakuan pelaku, tambah Kapolres, motif pelaku melakukan pelecehan anak dibawah umur dengan lawan sejenis ini, lantaran pernah menjadi korban.

"Anehnya, Oknum guru ini sudah memiliki istri dan bahkan dikaruniai 6 orang anak," kata Kapolres lagi.

Tersangka diancam dengan hukuman penjara antara 12 sampai 15 tahun. "Adapun pasal yang dikenakan kepada tersangka yakni Pasal 82 Ayat (2) dan (1) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," pungkasnya.***(rtc)



 
Berita Lainnya :
  • Cabuli Siswanya, Oknum Guru di Pelalawan Diancam 15 Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     

     
     
     
    TERPOPULER
    1 Niat Hati Pinjam Uang,Justru Dibawa ke Hotel Diperkosa Berkali-kali
    2 Seorang Kakek Ditabrak Motor
    Saat Menyeberang Jalan
    3 Ibu Pergoki Putrinya Lagi Asyik Indehoy dengan Pacarnya
    4 Geger..Penemuan Jenglot ! Dirontgen dan Tes DNA, Ternyata Hasilnya..
    5 Penemuan Mayat di Bandara
    Terkuak, Ternyata Bukan Lilitan Lakban Penyebab Tewasnya Firzha
    6 Fakta Baru: Selain Sakit Hati,Memang Niat Memperkosa
    7 PJ KADES BAWOHOSI VIKTOR MANAO,
    BERSEDIA MELAKSANAKAN DD TA.2018 YANG SUDAH TERLAMBAT.
    8 Korupsi Peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih
    Bupati Bengkalis Mangkir dari Panggilan KPK
    9 Seorang Pria Tewas Saat Mandi di Air Terjun Batu Dinding Kampar
    10 Kepala Hancur, Otak Berserakan, Leher Koyak, Ilham Parapat Tewas
     

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2015-2016 mimbarkita.com
    Suara Keadilan Untuk Kebenaran