Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2020 ini terjadi penurunan sebesar Rp 172 Miliar, sehingga pada Perubahan A" />
Jum'at, 29-Maret-2024 | Jam Digital
14:17 WIB - Jabatan Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun Segera Berakhir, Pemprov Riau Segera Proses ke Kemendagri | 14:14 WIB - Jelang Idulfitri, Pj Gubri Harap Seluruh Jajaran Amankan Arus Mudik | 14:11 WIB - Pj Gubri Minta Inflasi Diawasi dan Ketersediaan Pangan Masyarakat Jelang Idulfitri Tercukupi | 13:58 WIB - Indra Gunawan Nyatakan Siap Maju Sebagai Bupati Rohul 2024-2029 | 13:56 WIB - Pemkab Meranti Peringati Nuzululqur’an di Masjid Agung Darul Ulum | 13:51 WIB - Bupati Siak Pimpin Program Keteladanan Pemimpin Dalam Berzakat
www.mimbarkita.com
 
APBD Perubahan Inhil Alami Defisit Rp 91 Miliar
Rabu, 30-09-2020 - 09:58:08 WIB

TERKAIT:
   
 


INHIL (Mimbarkita.com) - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2020 ini terjadi penurunan sebesar Rp 172 Miliar, sehingga pada Perubahan APBD tahun anggaran 2020 ini mengalami defisit dengan perkiraan sebesar Rp 91 Miliar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Inhil HM Wardan pada Sidang Paripurna DPRD Inhil dengan agenda penyampaian pengantar nota keuangan Perubahan APBD dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Inhil tahun 2020, Senin (28/9/2020).

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan belanja daerah pada Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Indragiri Hilir tahun anggaran 2020 direncanakan sebesar Rp 2,3 triliun.

"Jika dibandingkan belanja daerah pada APBD murni sebesar Rp 2,2 triliun, APBD perubahan tahun 2020 ini terjadi penurunan sebesar Rp 172 Miliar," papar Wardan.

Bupati Wardan juga memaparkan rencana belanja daerah pada R-APBD tahun 2020 dialokasikan untuk belanja tidak langsung yang terdiri dari belanja pegawai, belanja subsidi, belanja hibah, bantuan sosial dan belanja bagi hasil kepada pemerintah Desa dan belanja bantuan keuangan kepada pemerintah Desa dan partai politik serta belanja tidak terduga.
"Sedangkan belanja langsung meliputi belanja pegawai, belanja barang dan jasa serta belanja modal," jelas Wardan.

Adapun penerimaan pembiayaan pada R-APBD tahun anggaran 2020 berupa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya sebesar RP. 95 Miliar, sedangkan pada APBD murni tahun anggaran 2020 sebesar RP. 246 Miliar. Artinya terjadi penurunan sebesar Rp151 Miliar.

Sedangkan pengeluaran pembiayaan pada rancangan perubahan APBD sebesar RP. 3.7 Miliar. Terjadi penurunan sebesar Rp8.1 Miliar.

"Dari uraian di atas, terjadi pembiayaan Netto sebesar Rp. 91.4 Miliar. Dengan kondisi ini pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2020 tidak terdapat Silpa," sebutnya.(ADV)



 
Berita Lainnya :
  • APBD Perubahan Inhil Alami Defisit Rp 91 Miliar
  •  
    Komentar Anda :

     

     
     
     
    TERPOPULER
    1 Niat Hati Pinjam Uang,Justru Dibawa ke Hotel Diperkosa Berkali-kali
    2 Seorang Kakek Ditabrak Motor
    Saat Menyeberang Jalan
    3 Ibu Pergoki Putrinya Lagi Asyik Indehoy dengan Pacarnya
    4 Geger..Penemuan Jenglot ! Dirontgen dan Tes DNA, Ternyata Hasilnya..
    5 Penemuan Mayat di Bandara
    Terkuak, Ternyata Bukan Lilitan Lakban Penyebab Tewasnya Firzha
    6 PJ KADES BAWOHOSI VIKTOR MANAO,
    BERSEDIA MELAKSANAKAN DD TA.2018 YANG SUDAH TERLAMBAT.
    7 Fakta Baru: Selain Sakit Hati,Memang Niat Memperkosa
    8 Korupsi Peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih
    Bupati Bengkalis Mangkir dari Panggilan KPK
    9 Seorang Pria Tewas Saat Mandi di Air Terjun Batu Dinding Kampar
    10 Kepala Hancur, Otak Berserakan, Leher Koyak, Ilham Parapat Tewas
     

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2015-2016 mimbarkita.com
    Suara Keadilan Untuk Kebenaran