Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini kekerasan terhadap Wartawan terjadi di kota Pekanbaru, kekerasan itu ter" />
Rabu, 07-Desember-2022 | Jam Digital
17:13 WIB - Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Piagam dari DJPb Riau | 17:08 WIB - Bupati HM. Wardan Hadiri Pelantikan IDI Inhil Periode 2022-2025 | 08:23 WIB - Laporan Banggar APBD 2023 dan Pengesahan Dua Ranperda, DPRD Kampar Gelar Rapat Paripurna | 10:23 WIB - DPRD Kampar Paripurnakan Penyampaian Ranperda APBD Anggaran 2023 | 12:22 WIB - Rapat Paripurna DPRD Kampar, Fraksi PDI-P Sampaikan Pandangan Umum | 16:42 WIB - Bupati HM Wardan Buka Bimtek bagi Penyuluh dan Petani Kabupaten Inhil
www.mimbarkita.com
 
Ketua FPII Riau : Polri Harus Segera Mengusut Kasus Penganiayan Terhadap Wartawan
Minggu, 09-10-2022 - 20:53:28 WIB

TERKAIT:
   
 

Pekanbaru (mimbarkita) - Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini kekerasan terhadap Wartawan terjadi di kota Pekanbaru, kekerasan itu terjadi jumat tanggal 7 oktober sekitar jam 20'10 wib di salah satu kafe jalan rajawali kecamatan sukajadi terhadap Miftahul Syamsir Pemred Riauwicara.com.

Kekerasan terhadap wartawan ini diduga terkait pemberitaan yang memberitakan terkait kinerja Pemerintah Kota Pekanbaru, 

Terjadinya kembali penganiayaan terhadap wartawan ini menjadi catatan buruk bagi Bangsa Indonesia, karna kita tau bahwa Pers yang memiliki fungsi menyampaikan dan menyebarkan informasi cenderung lebih dipercaya masyarakat dan akan menjadi pandangan umum suatu perkara atau peristiwa, maka ketika kebebasan Pers dirampas, negara harus bertanggung jawab dan segera mengambil tindakan, karna negara wajib menjunjung tinggi hukum. 

Demo Sumarak Sigalingging Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau yang datang langsung menjenguk korban yang di rawat di rumah sakit Santa Maria mendapatkan keterangan langsung dari korban terkait penganiayaan terhadap dirinya. 

Dalam pengakuanya, Miftahul Syamsir sebagai korban mengatakan kejadian berawal saat orang yang mengatasnamakan simpatisan PJ Walikota Pekanbaru menanyakan terkait pemberitaan yang diterbitkan oleh korban, orang-orang yang mengatasnamakan simpatisan Pj Walikota Pekanbaru mengatakan kepada korban bahwa Dia merasa tidak senang dengan pemberitaan tersebut, korban yang merasa beritanya sudah sesuai KEJ merasa tidak ada yang salah dengan berita yang diterbitkan, saat korban memberikan jawaban tersebut, Orang-orang yang mengatasnamakan simpatisan Pj Walikota pekanbaru tersebut langsung melakukan pemukulan dan pengeroyokan terhadap Pemred Riauwicara.com tersebut.

Masih saat berbincang dengan Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau terkait penganiayan yang dialaminya, dalam keadaan terbaring lemah Miftahul Syamsir dengan suara pelan dan terlihat sambil menahan rasa sakit mengatakan meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera mengusut kasus penganiayaan terhadap dirinya. 

Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) saat di wawancarai awak media mengatakan mengutuk keras terkait penganiayaan terhadap Wartawan, Sigalingging minta agar aparat penegak hukum segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus penganiayaan terhadap wartawan yang terjadi dikota Pekanbaru ini, Sigalingging juga mengatakan adanya kejadian ini adalah bentuk dari penghalangan kerja wartawan yang kita tau sebagai pilar ke empat Demokrasi yang dilindungi Undang-undang, dan yang akan mengangkat semangat perjuangan pergerakan Nasional.

Lebih lanjut Sigalingginging mengatakan Pers sebagai pilar ke empat Demokrasi adalah salah satu tonggak dalam pembangunan dan kemajuan Bangsa, Saya meminta aparat penegak hukum agar benar-benar bekerja dengan benar dalam kasus ini, karna kita tau kejadian penganiayaan terhadap wartawan bukan kali ini terjadi, jadi saya berharap pihak kepolisian dengan kehebatan intelijennya dapat mengungkap kasus ini, dan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku, agar tidak ada lagi penganiayan terhadap wartawan. Diakhir penyampaiannya, Sigalingging mengatakan Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau akan mengawal kasus ini, FPII berharap jangan ada lagi yang menggunakan cara-cara premanisme guna menghambat kerja wartawan dalam memberikan informasi kepada publik. (Rls)

Sumber : FPII Setwil Riau



 
Berita Lainnya :
  • Ketua FPII Riau : Polri Harus Segera Mengusut Kasus Penganiayan Terhadap Wartawan
  •  
    Komentar Anda :

     

     
     
     
    TERPOPULER
    1 Niat Hati Pinjam Uang,Justru Dibawa ke Hotel Diperkosa Berkali-kali
    2 Seorang Kakek Ditabrak Motor
    Saat Menyeberang Jalan
    3 Ibu Pergoki Putrinya Lagi Asyik Indehoy dengan Pacarnya
    4 Penemuan Mayat di Bandara
    Terkuak, Ternyata Bukan Lilitan Lakban Penyebab Tewasnya Firzha
    5 Geger..Penemuan Jenglot ! Dirontgen dan Tes DNA, Ternyata Hasilnya..
    6 PJ KADES BAWOHOSI VIKTOR MANAO,
    BERSEDIA MELAKSANAKAN DD TA.2018 YANG SUDAH TERLAMBAT.
    7 Fakta Baru: Selain Sakit Hati,Memang Niat Memperkosa
    8 Korupsi Peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih
    Bupati Bengkalis Mangkir dari Panggilan KPK
    9 Seorang Pria Tewas Saat Mandi di Air Terjun Batu Dinding Kampar
    10 Kepala Hancur, Otak Berserakan, Leher Koyak, Ilham Parapat Tewas
     

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2015-2016 mimbarkita.com
    Suara Keadilan Untuk Kebenaran