Salah satu yang menjadi prioritas dalam APBD Perubahan 2022 adalah bansos untuk ojek hingga nelayan. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD " />
Rabu, 07-Desember-2022 | Jam Digital
17:13 WIB - Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Piagam dari DJPb Riau | 17:08 WIB - Bupati HM. Wardan Hadiri Pelantikan IDI Inhil Periode 2022-2025 | 08:23 WIB - Laporan Banggar APBD 2023 dan Pengesahan Dua Ranperda, DPRD Kampar Gelar Rapat Paripurna | 10:23 WIB - DPRD Kampar Paripurnakan Penyampaian Ranperda APBD Anggaran 2023 | 12:22 WIB - Rapat Paripurna DPRD Kampar, Fraksi PDI-P Sampaikan Pandangan Umum | 16:42 WIB - Bupati HM Wardan Buka Bimtek bagi Penyuluh dan Petani Kabupaten Inhil
www.mimbarkita.com
 
Bansos Ojek Hingga Nelayan Jadi Prioritas di APBD-P Riau 2022
Sabtu, 24-09-2022 - 18:08:07 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU (MIMBARKITA) -  Salah satu yang menjadi prioritas dalam APBD Perubahan 2022 adalah bansos untuk ojek hingga nelayan. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto.

Ia menjelaskan, ini merupakan penerapan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 134/Pmk.07 /2022 Tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022.

"Untuk penanganan inflasi itu kita menyiapkan anggaran. Kita siapkan itu untuk Bansos (bantuan sosial) ojek, nelayan, UMKM ada beberapa yang sudah ditetapkan oleh peraturan," kata Hardianto, Sabtu (24/9/2022).

Lanjut dia, besaran Bansos itu di dalam Peraturan Menteri Keuangan sebesar 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU). Selain Bansos, kegiatan yang belum selesai di APBD Murni juga menjadi atensi DPRD Riau agar diselesaikan di anggaran perubahan.

Jika dibandingkan dengan APBD Murni yang besarannya Rp8,6 triliun, diperkirakan APBD Perubahan ini mengalami peningkatan. Saat penandatanganan MoU, angka KUA PPAS Perubahan ini mencapai Rp9,79 triliun.


"Di MoU KUA PPAS kita itu angkanya lebih kurang sekitar Rp9,79 triliun," kata Hardianto.

Politisi Partai Gerindra itu menyebut, di perubahan ini tak banyak prioritas. Ada kegiatan-kegiatan yang menurut DPRD memang ada yang perlu dituntaskan, ditambah anggarannya. Kalau nomenklatur baru tetap ada tapi tidak banyak.

"Yang banyak itu adalah posisinya itu tadi, kegiatan yang nomenklaturnya sudah ada, mungkin di angka kurang. Sehingga perlu ditambah. Atau belum selesai, sehingga perlu diselesaikan. Atau target belum tercapai, sehingga ditambah," kata dia.

Setelah MoU KUA PPAS ini, Pemprov Riau lakukan perapian dan penyusunan. Nantinya Pemprov menyiapkan buku dan menyampaikan nota keuangan rancangan perubahan APBD Provinsi Riau Tahun 2022.

"Itu tahapan selanjutnya. Mudah-mudahan akhir September ini (pengesahan) sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 bahwa pengesahan APBD Perubahan 3 bulan sebelum berakhir tahun anggaran. Artinya kalau 3 bulan, berarti kan akhir September," kata Hardianto.(rlc)



 
Berita Lainnya :
  • Bansos Ojek Hingga Nelayan Jadi Prioritas di APBD-P Riau 2022
  •  
    Komentar Anda :

     

     
     
     
    TERPOPULER
    1 Niat Hati Pinjam Uang,Justru Dibawa ke Hotel Diperkosa Berkali-kali
    2 Seorang Kakek Ditabrak Motor
    Saat Menyeberang Jalan
    3 Ibu Pergoki Putrinya Lagi Asyik Indehoy dengan Pacarnya
    4 Penemuan Mayat di Bandara
    Terkuak, Ternyata Bukan Lilitan Lakban Penyebab Tewasnya Firzha
    5 Geger..Penemuan Jenglot ! Dirontgen dan Tes DNA, Ternyata Hasilnya..
    6 PJ KADES BAWOHOSI VIKTOR MANAO,
    BERSEDIA MELAKSANAKAN DD TA.2018 YANG SUDAH TERLAMBAT.
    7 Fakta Baru: Selain Sakit Hati,Memang Niat Memperkosa
    8 Korupsi Peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih
    Bupati Bengkalis Mangkir dari Panggilan KPK
    9 Seorang Pria Tewas Saat Mandi di Air Terjun Batu Dinding Kampar
    10 Kepala Hancur, Otak Berserakan, Leher Koyak, Ilham Parapat Tewas
     

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2015-2016 mimbarkita.com
    Suara Keadilan Untuk Kebenaran