Laporan terbaru dari World Weather Attribution yang dikumpulkan dari data resmi pemerintah menyatakan, gelombang panas musim panas di " />
Selasa, 07-Februari-2023 | Jam Digital
10:08 WIB - Rayakan HUT FPII yang Ke 7, FPII Setwil Riau ajak Anak Panti Asuhan ke Tempat Wisata | 17:45 WIB - Bupati Meranti Sebut Pramuka Punya Andil Besar Dalam Pembangunan | 17:39 WIB - Wakil Ketua DPRD Riau Sarankan Pekanbaru Miliki Sirkuit Balap Permanen | 17:32 WIB - Ini Jawaban PT BSP Soal Pekerja Tewas Akibat Sumur Minyak Meledak | 17:28 WIB - Sakit Hati, Buruh Bangunan Ini Aniaya Rekan Kerjanya Sendiri | 17:26 WIB - DPRD Riau Ingatkan Pemprov, Jangan Ada Kegiatan yang Tidak Terlaksana
www.mimbarkita.com
 
Gelombang Panas Bunuh 20 Ribu Orang di Empat Negara Eropa
Sabtu, 26-11-2022 - 15:52:23 WIB

TERKAIT:
   
 


Bidikonline.com - Laporan terbaru dari World Weather Attribution yang dikumpulkan dari data resmi pemerintah menyatakan, gelombang panas musim panas di Prancis, Jerman, Spanyol, dan Inggris menyebabkan lebih dari 20 ribu kematian. Suhu mencapai hampir 40 derajat celcius atau lebih dari Paris ke London pada 2022.

Prancis melaporkan sekitar setengah dari kematian berlebih musim panas di Eropa Barat, dengan total 10.420 kematian. Kantor Statistik Nasional Inggris melaporkan, kematian berlebih mencapai 3.271 di Inggris dan Wales selama musim panas. Sedangkan Spanyol mencatat 4.655 kematian akibat panas antara Juni hingga Agustus, sementara badan kesehatan Jerman melaporkan 4.500.

Ilmuwan iklim World Weather Attribution menemukan, suhu setinggi 40 derajat celcius hampir tidak mungkin terjadi jika bukan karena perubahan iklim. "Saya menganggap ini gelombang panas paling berdampak sejak 2003," kata peneliti gelombang panas di University of Graz di Austria Chloe Brimicombe.

Gelombang panas pada 2003 menyebabkan lebih dari 70 ribu kematian berlebih di seluruh Eropa, sebagian besar di Prancis. Peristiwa itu membuat banyak negara menerapkan langkah-langkah seperti sistem peringatan dini, meminta orang untuk memeriksa orang lain, dan membuka sekolah ber-AC.

Rencana aksi terkait, menurut Chloe Brimicombe, mungkin telah mengurangi beberapa dampak gelombang panas pada 2022. Namun jumlah kematian dalam laporan terbaru itu masih lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Pihak berwenang saat ini tidak mengaitkan sebagian besar kematian secara langsung dengan panas. Ahli statistik menggunakan rumus kelebihan untuk memberikan perkiraan, melihat berapa banyak orang yang meninggal dalam periode tertentu daripada yang diharapkan dibandingkan dengan garis dasar historis.

Panas dapat membunuh dengan memicu sengatan panas yang merusak otak, ginjal, dan organ lainnya. Gelombang panas juga dapat memicu kondisi lain seperti serangan jantung atau masalah pernapasan.

Organisasi Meteorologi Dunia mengatakan bulan ini, Eropa telah menghangat lebih dari dua kali lipat dari seluruh dunia selama tiga dekade terakhir. Sementara Layanan Perubahan Iklim Copernicus mengatakan, musim panas 2022 adalah rekor terpanas.(ckp)



 
Berita Lainnya :
  • Gelombang Panas Bunuh 20 Ribu Orang di Empat Negara Eropa
  •  
    Komentar Anda :

     

     
     
     
    TERPOPULER
    1 Niat Hati Pinjam Uang,Justru Dibawa ke Hotel Diperkosa Berkali-kali
    2 Seorang Kakek Ditabrak Motor
    Saat Menyeberang Jalan
    3 Ibu Pergoki Putrinya Lagi Asyik Indehoy dengan Pacarnya
    4 Geger..Penemuan Jenglot ! Dirontgen dan Tes DNA, Ternyata Hasilnya..
    5 Penemuan Mayat di Bandara
    Terkuak, Ternyata Bukan Lilitan Lakban Penyebab Tewasnya Firzha
    6 PJ KADES BAWOHOSI VIKTOR MANAO,
    BERSEDIA MELAKSANAKAN DD TA.2018 YANG SUDAH TERLAMBAT.
    7 Fakta Baru: Selain Sakit Hati,Memang Niat Memperkosa
    8 Korupsi Peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih
    Bupati Bengkalis Mangkir dari Panggilan KPK
    9 Seorang Pria Tewas Saat Mandi di Air Terjun Batu Dinding Kampar
    10 Kepala Hancur, Otak Berserakan, Leher Koyak, Ilham Parapat Tewas
     

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2015-2016 mimbarkita.com
    Suara Keadilan Untuk Kebenaran